Thursday, July 29, 2004

taujih.....

Dosa Yang Membukakan Pintu Surga
eramuslim - Hidup ini hanya curahan rahmat, kasih sayang dan bukti kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Betapapun keadaannya. Bagaimanapunkondisinya. Setiap sis, dinding, celah dan rongga kehidupan ini sepenuhnya tak ada yang kosong dari kemurahan dan kasih sayang Allah SWT. Kita memang tak punya modal atau andil apapun dalam kehidupan ini. Karenanya, bersyukur dan berterima kasihlah pada Allah atas semuanya.
Kalaupun ada amal-amal kebaikan yang kitalakukan dalam hitup, itu juga tak pernah lepas dari karunia Allah dan dengan pertolongan-Nya. Karena kita pasti beramal dengan pendengaran, penglihatan, pikiran, kekuatan, kesehatan, anggota tubuh, yang semuanya semata-mata adalah nikmat dan karunia Allah. Pantas dan sangat agung sekali perkataan Ahli surga yang dikutip Al Qur`an: "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini." (QS. Al A'raf : 43). Mereka bersyukur pada Allah yang telah membimbing mereka melakukan amal-amnal shalih dan memasukkan mereka ke dalam kenikmatan surga yang abadi.
Karena itu saudaraku,Jangan pernah puas beramal. Jangan pernah berhenti beramal karena menengok dan menghitung amal dan ketaatan yang telah kita lakukan. Karena memperhatikan amal-amal kebaikan bisa menumbuhkan perasaan cukup dan kemudian menjadikan kita merasa puas. Padahal rasa puas itulah yang akan melemahkan semangat dan menghancurkan nilai-nilai amal itu sendiri. Ingatlah, kita tidak pernah tahu nilai dan kualitas amal itu di hadapan Allah SWT. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah perah menyinggung masalah ini. Katanya, setiap amal baik yang dilakukan, pasti ada bagian dari nafsu dan syetan di dalamnya. Ia mengutip sebuah hadits Rasulullah SAW saat ia ditanya mengenai orang yang menoleh ke arah lain dalam shalatnya. Kemudian Rasul menjawab, "Itu adalah rampasan yang dilakukan syetan terhadap shalat seseorang..." (HR Bukhari, Abu Daud, Nasai dan Al Hakim). Ibnu Mas'ud mengomentari hadits ini dengan mengatakan, "Bagian kecil dan sedikit itu dianggap sebagai keuntungan dan andil bagi syetan terhadap sholat seseorang. Bagaimana dengan amal-amal yang lainnya?"
Saudaraku, Ada alasan lain kenapa kita dianjurkan untuk tidak menghitung-hitung ketaatan dan kebaikan yang telah dilakukan. Seorang salafushalih pernah mengatakan, "Adakalanya seorang melakukan kesalahan kemudian lalu masuk surga dan adakalanya seorang hamba melakukan ketaatan lalu ia masuk neraka." Orang-orang yang mendengarkannya bertanya, "Bagaimana itu bisa terjadi?" Ia menjawab, "Dia berbuat dosa dan dosa itu selalu tampak di matanya. Jika berdiri, duduk dan berjalan ia selalu teringat dengan dosanya itu lalu membuat hatinya hancur, bertaubat, menyesal dan memohon ampunan kepada Allah, sehingga keadaan itu menjadikannya selamat. Sementara orang yang melakukan kebaikan, selalu melihat kebaikan itu di depan matanya. Jika ia berdiri, duduk dan berjalan ia selalu ingat dengan kebaikan yag ia lakukan, sehingga ia menjadi takabbur ujub dan merasa telah mendapatkan karunia Allah SWT. Padahal kondisi itu menjadi sebab kebinasaannya.
Sungguh dalam makna perkatan yang diuraikan Ibnul Qayyim menanggapi perkataan salafushalih itu. "Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada seseorang hamba, maka Dia bisa saja akan memberinya dosa yang membuat hatinya hancur, kepalanya merunduk, tidak ujub dan tidak takabbur sehingga dosa ini lebih bermanfaat dari sekian banyak ketaatan. Taubatnya inilah yang akan menyelamatkannya. Seperti obat yang diminum untuk mengeluarkan penyakit di dalam tubuh."
Dikutip dari Majalah Tarbawi edisi 39

 
Inilah hidup
Hidup ini memang menyajikan berbagai cerita dan berbagai fenomena yang menakjubkan. Tak terbayang kan.
Seorang ayah yang dia hanya bisa bekerja dan bekerja  bagi keluarga, kemiskinan yang menimpa mereka itu adalah garis hidup yang mustahil diubah (anggapan mereka).
Di sisi lain, Seorang remaja yang hanya memikirkan bagaimana tampil cantik dan menarik. Mereka tak berpikir bahwa hidup ini menuntut orang untuk berjuang dan ada orang di luar sana yang hanya bisa merenungi dan menerima nasib menjadi orang yang tidak beruntung. Disisi lain ada orang yang hanya bisa memperhatikan, mengamati dan berusaha menghibur mereka yang merasa kurang beruntung.
Inilah hidup. Sekali lagi, inilah hidup. Dunia memang aneh. Allah menciptakan semua ini pasti memberikan pelajaran yang berharga, bagi orang-orang yang berpikir. Islam mengajarkan umat manusia untuk berzuhud terhadap dunia, qonaah dan istiqomah sebagai napak tilas di jalan surga. Inilah salah satu fenomena hidup yang sempat terekam oleh mataku…..
Ketika kutelusuri jalan menjelang maghrib, kuihat laki-laki 40-an sedang mendendangkan sebuah lagu di sebuah restoran mewah. tampak orang-orang di sana ada yang acuh, ada sedikit memberi perhatian. Pernahkah kalian bayangkan bagaimana perasaan laki-laki itu tatkala melihat orang-orang yang kelihatannya lebih sukse dari dia? Pernahkah terpikir oleh kalian apa yang terlintas dalam benaknya takala menyadari mereka lebih beruntung darinya? Aku juga tak tau itu. aku juga tak tahu seberapa besar kekuatan kesabaran, keikhlasan dan kepasrahan yang ada di benaknya. Aku juga tak tahu di mana di menyimpan keping-keping kesonbongan dan rasa malu. Aku rasa di sudah mampu berdamai dengan takdir. Dia orang yang tegar di jalan kehidupan. Ya…. Merekalah pahlawan ku masa kini.
Kata orang pahlawan adalah orang yang rela mengorbankan harta, jiwa dan darah yang dimiliki untuk kepentingan bangsa dan Negara. Pahlawan adalah orang yang tidak membebani Negara dan mampu mengangkat derajat bangasa di mata dunia.
Tapi entah kenapa menurutku pahlawan di masa bukan seperti definisinya tepatnya untuk kasus yang satu ini. Pahlawan masa kini bukan lagi orang yang rela mengangkat senjata dan mengorbankan nyawa. Pahlawanku bukan pula para politikus, pejabat pemerintahan ataupun pe-men, batman dan supermen. Pahlawanku adalah pahlawan yang rela pergi pagi pulang sore. Dengan berbekal keikhlasan dan keyakinan bahwa nanti sore dia akan membawakan sesuatu untuk keluarganya. Merekalah pahlawna masa kini ku. Yang hidup sederhana, tanpa embenani orang lain. Yang hidup pas-pasan tanpa membebani Negara dan tak mengemis surat pembebasan utang pada Negara .

 
Membatalkan Amalan Kebaikanjanganlah membatalkan amalan kebaikan Anda dengan bersyirik, mencari kesohoran nama, mengharapkan pujian orang (riya'), dan berbangga diri
( ulama
KeberanianKeberanian fisik, yang menafikan semua bahaya, akan membuat seseorang menjadi pemberani di satu sisi; sedangkan keberanian moral, yang menafikan semua pendapat, akan membuat seseorang pemberani di sisi yang lain
( Charles Caleb Colton
Larangan Takut Jatuh MiskinRasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa meninggalkan menikah semata-mata takut miskin, maka bukan termasuk golonganku."
( HR. Abu Daud,Ad Dailami
Meringankan Bacaan ShalatApabila seseorang menjadi imam shalat, hendaklah ia meringankan bacaanya karena di antara jamaah terdapat anak-anak, orang tua, orang lemah, orang sakit, dan orang yang mempunyai hajat (keperluan). Bila shalat sendirian, ia dapat melakukannya sesuai dengan keinginannya
( HR Bukhari
Dua SedekahDari sahabat Salman bin Amir ash-Shaifi ra.: rasulullah saw. bersabda,"Bersedekah kepada fakir miskin adalah satu sedekah sedangkan bersededkah kepada fakir miskin yang sudah berkeluarga adalah dua sedekah, yaitu pahala sededkah dan pahala menyambung silaturahim."
( HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah dan Hakim) )
Tak Sekedar Menahan Makan MinumPuasa itu bukan hanya menahan diri dari minum dan makan, tetapi juga dari ucapan dusta, batil, dan sia-sia (tidak berguna)
( Umar Bin Khattab ra. )

manusia akan cenderung kreatif jika dia sedang aktif.
Manusia akan cenderung menjadi kritikus yang lihai manakala dia sedang pasif.

Maju untuk ekspresi mundur untuk strategi.

Tiga sumber kekhusyu’an
Khusyu’ gabungan dari sikap pengagungan, cinta, perasan rendah dan ke. Ia bisa terjadi hanya dengan :
1.     engkau mengawasi cacat-cacat jiwa dan amal perbuatanmu.
2.     Engkau melihat pada kebaikan setiap orang yang memberikan kebaikan padamu.
3.     Engkau membersihkan waktu-waktumu dari pamer kepada manusia. Maka dengan mengetahui bahwa kesombongan, ujub, riya’, lemahnya kejujuran, sedikitnya keyakinan, serta tidak ikhlasnya beramal, maka akan timbul perasaan hina dan pilu. Jika dibarengi dengan perasaan mengagungkan dan cinta, maka akan membawamu kepada kekhusyu’an.
Syaikh Shaleh Syadi dalam Ta,amulat FikitabMadarij an Salikin Li Ibn-Al Qayyim al Jauziah

Renungan saat dicela
Banyak orang yang hancur karena takut celaan manusia dan suka akan sanjungan. Initermasuk hal-hal yang merusak yang harus diobati. Namun jika ada orang yang berbuat lancang kepadamu, karena apa yang dia katakan itu tidak ada pada dirimumaka engkau perlu merenungkan tiga hal berikut ;
1.     jika engkau merasa tidak memiliki aib seperti yang
dikatakannya boleh jadi engkau memilki aib yang serupa. Bersyukurlah kepada Allah karena banyak aibmu yang ditutupi Allah dan tidak ada orang yang mengetahuinya serta membukanya kepadamu.
2.     tindakannya itu merupakan penebus dosa-dosamu.
3.     Jika ia tetap mencelamu, mka berdoalah agar dosanya diampuni Allah, sebagaimana di riwayatkan bahwa ada seseoarang yang mencaci maki Ibrahim bin Adham. Tetapi justru ibrahim memohonkan ampunan bagi orang tersebut.
Ibnu Qudamah dalam Minhaful Qashidin

 
Tiga belas bukti penguat ikhlas
Ikhlas itu mempunyai bukti pengat dan tanda-tanda pada orang yang Mukhlis (berbuat ikhlas). Diantaranya adalah :
1.     takut akan ketenaran
2.     menuduh diri sendiri
3.     beramal secara diam-diam jauh dari sorotan
4.     tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh oleh pujian
5.     tidak kikir pujian terhadap orang-orang yang memang layak dipuji
6.     berbuat selayaknya dalam memimpin
7.     mencari keridhaan Allah bukan keridhaan manusia
8.     menjadikan keridhaan dan kemarahan karena Allah bukan karena kepentingan pribadi
9.     sabar sepanjang jalan
10.         merasa senang jika ada yang bergabung
11.         rakus terhadap amal yang bermanfaat
12.         menghindari ujub
13.         senantiasa membersihkan diri dari pujian dan sanjungan.
Ilallah, An-Nihyyah Wal-Ikhlas.

 

Hikmah
Bersikaplah tawaduk, niscahya kamu menjadi seperti bintang yang nampak di permukaan air bagi orang yang melihatnya, padahal dia tinggi.

Dan janganlah engkau menjadi seperti asap yang mengangkat dirinya ke ketinggian angkasa, padahal dia rendah.

Tidaklah tujuan dapat diperoleh dengan sekedar harapan melainkan dunia disebut dengan sebuah pertarungan.

Bersabarlah dari lelahnya bangun di malam hari dan dari pulang pergi mencari kebutuhan dan kemuliaan.

Janganlah bosan dan janganlah menarik diri, karena keberhasilan terdapat diantara kegagalan dan kebosanan.

Zuhud
Sesungguhnya dunia tempat kesulitan dan bencana, tempat tipuan, kesedihan dan kepayahan, tempat peperabngan, penderitaan dan fitnah, tidak ad aorang yang memiliki kekayaan yang merasa tenang denagn kekayaan. Tidak ada nabi dan orang yang beriman yang hidup tanpa diberi cobaan.
Engkau harus menganggap ringan urusan-urusan yang sulit.
Berpegang teguhlah kepada Allah dan jangan engkau goyah.
Betapa banyak kemudahan yang dekat dibalik kesulitan.
Betapa banyak hal-hal yang tak terduga dibalik dugaan.

Kebodohan
Kebodohan adalah kematian. Kebodohan adalah bencana. Kebodohan adalah pangkal semua keburukan. Kebodohan merusak hari akhirat.

Hikmah
Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikit bicaranya.

Menjaga lidah
Lirihkanlah suaramu di malam hari. Telitilah sebelum kau lepaskan kata0kattamu disiang hari (al-Muttanabi).

Apabial Allah menghendaki tersiarnay karunia yang tersembunyi, maka ia datangkan untuknya lidah yang dengki.

Hikmah
Obatilah kemarahan itu dengan diam.

 
Teman sejati
Teman sejati adalah orang yang menyertaimu dan orang yang mau menyusahkan diri demi kepentingan dirimu. (ali RA)

Nasihat
Nasihat itu sama dengan sadaqah, bahkan lebih besar pahalanya, lebih mantap manfaatnya. Seorang mukmin yang mempunyai satu kalimat yangbenar wajib dinasihatkan kepada saudaranya. Itu lebih baik daripada dia tidak bisa memberi karena ketidakadanya harta. (Umar bi abdul Aziz).

Tawakal
Orang yang bertawakal kepada Allah adalah dia ridha terhadap apa yang dilakukan Allah terhadap dirinya. (Bisyr Al-Hafy).

15 sifat ego yang perlu disemak pada diriSIFAT EGO1. Diberi jawatan rasa terhibur2. Tidak dilantik, rasa tidak tenang3. Kalau dia sorang pemimpin, arahannya selalu kasar4. Kalau dia pengikut, payah mahu taat5. Emosional dan mudah tersinggung6. Suka berkawan dengan orang bawahan supaya dirinya nampak
   lebih tertonjol daripada orang lain7. Mudah marah, cepat melenting8. Payah menerima pandangan orang lain9. Dalam majlis, tidak senang bila orang lain memberi pandangan10. Dalam majlis, mudah memotong cakap orang lain11. Suka memperkenalkan diri sendiri daripada   memperkenalkan pemimpin dan jemaah12. Suka pandangannya sahaja diterima13. Lebih berminat berkawan rapat dengan orang lain daripada anggota jemaah agar terserlah kesempurnaan dirinya14. Tidak senang kemajuan tercetus di tangan orang lain15. Bercakap selalu dengan suara tinggi dan tidak boleh dicabar pasti tercabar
Yang mana satukah diantara 15 tanda ego ini yang terkena padakita...Cuba-cubalah selidik......... ##**Mati Hanya Sekali, Jadikannya Di Jalan Allah**"Ya ALlah ya Tuhan kami, janganlah kiranya Tuhan pesongkan hati-hati kami sesudah Engkau kurniakan kepada kami petunjuk; anugerahlah kepada kami akan rahmat kerana sesungguhnya Engkau Tuhan Yang Maha Pengurnia"

 
Sahabat… kau dimana…

Sahabat…
Temani diriku saat ku terluka
Tak hiraukan, banyak masalah dan aral yang melintang
Akankah semua membuat setia
Akankah kita selalu bersama

Aku membutuhkanmu. Aku takut disini sendirian... sebenarnya aku tak mau rasa ketergantungan ini.. karna aku harus belajar jadi wanita dewasa…

"Jangan berjalan di depanku karena kamu bukan pemimpin. Jangan berjalan di belakangku karena engkau bukan pengikut. Berjalanlah di sampingku, dan jadilah sahabatku. "

Sahabat … Kehadiranmu diluar kendaliku. Kau selalu memberi kesejukan diatas kesejukan, mencairkan setiap gumpalan salju yang mengkristal. Kalo kau bertanya “apakah ini cinta..?” Aaahh… akupun tak tau apa itu cinta. Seperti apa cinta? Tapi yang pasti kau selalu menawarkan sebuah solusi dalam setiap simpul benang kehidupan yang kutemui. Terlalu cengeng ya…

Sejenak kutepis rasa aneh itu. Karna ku yakin kita tidak sedang bercinta. Kita bukanlah sepasang kekasih. Kita hanyalah sepasang insan yang diberi kesempatan untuk salang mengenal dan bersama-sama menterjemahkan rahasia kehidupan…..

Bersegeralah…

Ketika kau merasa Allah begitu jauh…
Dan kau sulit untuk merengkuhNya…
Atau kau bahkan tak berdaya untuk menyimpan namaNya dihati
Dan kau ragu…
Masih adakah sedikit cinta untukNya

Bersegeralah…
Mendekatlah kepada Allah lebih dekat
Agar teguh dikala yang lain runtuh…
Agar tegar dikala yang lain terlempar

Bersegeralah…
Berlari menuju ampunanNya..
Sisihkan waktu untuk berkhalwat denganNya..
Semaikan lagi cinta kepadaNya..
Agar cintaNya menjadi nyata..

Iman adalah energi….
Dan Allah adalah sumber segala muara…
Menjadikan ada dan tiada..
Karna dalam suka dan duka
Allah tetap penuh cinta…
Selalu dan selamanya…

Kapan?
  
Kapan?
kali terakhir ku menyentuh Al-Quran?
dan kali terakhir ku membuka dan membaca isinya?

Kapan?
kali terakhir ku berdepan dengan ibu?
menyentuhnya dan berbicara dengannya ?

Kapan?
kali terakhir ku mengunjungi anak2 yatim?
dan bertanyakan kabar dan makan minum mereka?

Kapan?
kali terakhir aku menangis saat berbicara denganMU, Tuhan?
dan menyatakan kekesalan atas dosa2 besar dan kecil ku?

Kapan?
kali terakhir aku berbuat dosa?
dan merasa takut karena telah melakukannya?

Kapan?
kali terakhir ku menyakiti hati teman-temanku?
lalu menyesali keterlanjuran itu dan memohon maaf kepada mereka?

Kapan?
kali terakhir ku menggunjing teman dan musuhku?
lalu secara terbuka mengakui dan memohon maaf kepada mereka?

Kapan?
nyawaku akan dicabut ?
sedang aku belum mula menginsafinya?

Kapan?

 

 
Keutamaan menangis
Menangis adalah keluarnya air dari pelupuk mata, yang diakibatkan oleh
keadaan hati umumnya ketika orang yang menangis tersebut mendapati
keadaan seperti sedih, kesal, tertekan, gembira, atau keadaan lainnya
yang membuat kondisinyalabil. Dan salah satu hal yang membuat menangis adalah ketika kita
 teringat akan kealfaan, kesalahan, dosa-dosa dan maksiat
kepada Allah swt.Rasulullah pernah bersabda, "Semua mata akan menangis pada hari
kiamat kecuali tiga hal. Pertama, mata yang menangis karena takut
kepada Allah Swt. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa-apa yang
diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidaktidur karena mempertahankan agama Allah."Diriwayatkan dalam salah satu hadits “Barangsiapa menangis karena
takut kepada Allah, dia tidak akan masuk neraka jahanam sebagaimana
air susu tidak mungkin masuk kembali kepada puting susunya”.Dalam hadits lainnya “Barang siapa menangis karena takut kepada
Allah sehingga berlinang air matanya dan air matanya membasahi tanah
maka dia tidak akan di adzab pada hari kiamat”.Itulah keutamaan menangis yang mana dapat membuat seorang hamba tidak
cengeng di kiamat nanti dimana yang lainnya menangis massal,
 menyelamatkan seorang hamba dari Siksa Neraka jahanam dan tidak
 akan di adzab.Disebutkan dalam salah satu hadits dari Abu Hurairah, rasul bersabda
 diantara 7 golongan manusia yang dilindungi Allah pada hari dimana
tidak ada perlindungan kecuali perlindungan Alloh salah satunya adalah
Lelaki yang mengingat Allahdalam keadaan bersunyi diri sehingga berlinang air matanya
(H.R Bukhari dan Muslim)Berlinang air mata maksudnya, mungkin dikarenakan teringat
kepada perbuatan Maksiat atau dosa-dosa yang pernah dilakukannya,
atau karena terlalu gembira dan terharu, sehingga air matanya
berlinang membasahi pipi tanpa disadarinya.
Tapi kenapa mata ini tidak mudah mengeluarkan air mata?Memang keadaan manusia berbeda-beda dan fitrah sebagai
lelaki itu kuat dan tegar, umumnya dapat mengtasi keadaan
sesedih atau se-down apapun, tetapi kalau wanita umumnya
seeh lebih mudah. Atau bisa jadi karena hati ini masih berkarat
ditutupi oleh dosa dan belum tersentuh oleh taubah.Nah cara untuk menghilangkan dosa yang berkarat itu sendiri
bagaimana?mudah sekali teman, yaitu dengan DZIKIR atau mengingat Alloh.Dzikir membersihkan hati dari karat seperti yang disebutkan dalam
salah satu hadits “bahwa segala sesuatu akan berkarat dan kotor,
sedang karat hati adalah kelalaian dan nafsu yang tidak dapat
dibersihkan kecuali dengan berdzikir”. Dalam hadits lainnya
dikatakan dzikir dapat menghapus dosa dan maksiat.Bacaan dzikir itu sangatlah mudah lho, bisa dipraktekan dimana
saja saran saya awali dengan “ISTIGFAR” dan ingat-ingat akan
kesalahan kita (mungkin pada awalnya belum ada pengaruh.. ga
sampai menangis)… lalu sesudah habis INBOX dosakita kita baca “HAMDALAH” dan syukuri kenikmatan yang telah
Allah berikan kepada kita walaupun kita terus-terusan bermasiat
 kepadanya, dan ditutup dengan doa.
Katanya Dzikir mampu menghapus dosa dan maksiat, jika kita
melakukannya apakah dosa kita akan diampuni oleh Allah?Supaya mudah kita pakai perumpamaan,Kalo seseorang mempunyai Motor atau Mobil terbaru hasil dari
tabungan sendiri, yang dirawat sebaik mungkin, lalu tiba-tiba
Motor atau Mobil itu hilang. Bukankah orang tersebut menjadi
sedih tuh? (Sampai datangin dukun dan paranormal segala) tapi,
Bagaimana kalau tiba-tiba yang hilang itu ketemu dan masih lengkap
dan tak ada cacat. Bukankah jadi bahagia?"Ketahuilah," kata Rasul, "Allah akan lebih senang lagi melihat
hamba-Nya yang berlumuran dosa berjalan kembali menuju-Nya!"Seperti Mobil atau Motor kesayangan yang hilang dan mungkin
telah tenggelam di dasar samudera, mengapa kita tak berjalan
kembali menuju Allah dan menangis di "kaki kebesaran-Nya"
mengakui kesalahan kita dan memohon ampunNya...Umar bin Khattab pernah mengubur anaknya hidup-hidup, dia
 bertobat dan Allah memaafkannya. Apakah kesalahan Kita sudah
lebih besar dari perilaku Umar itu sampai Allah swt tak berkenan
memaafkan kamu?Sudah agak jelas khan, apapun kesalahan yang pernah kita lakukan
ingatlah Allah akan mengampuninya.“Ya Allah, engkaulah tuhanku, tiada tuhan melainkan Engkau,
engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah HambaMu, dan aku
berlindung kepada Engkau dari keburukan yang telah aku perbuat,
dan aku akan kembali kepada Engkau dengan nikmat yang telah
Engkau berikan kepadaku, dan aku akan kembali dengan membawa
dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang dapat
mengampuni dosa-dosaselain Engkau, Wahai Tuhan Yang Kasih Sayang-Nya lebih besar
 dari murka-Nya,Ampuni kami Ya Allah!”

 

dosa....

Dosa Yang Membukakan Pintu Surga

eramuslim - Hidup ini hanya curahan rahmat, kasih sayang dan bukti kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Betapapun keadaannya. Bagaimanapunkondisinya. Setiap sis, dinding, celah dan rongga kehidupan ini sepenuhnya tak ada yang kosong dari kemurahan dan kasih sayang Allah SWT. Kita memang tak punya modal atau andil apapun dalam kehidupan ini. Karenanya, bersyukur dan berterima kasihlah pada Allah atas semuanya.
Kalaupun ada amal-amal kebaikan yang kitalakukan dalam hitup, itu juga tak pernah lepas dari karunia Allah dan dengan pertolongan-Nya. Karena kita pasti beramal dengan pendengaran, penglihatan, pikiran, kekuatan, kesehatan, anggota tubuh, yang semuanya semata-mata adalah nikmat dan karunia Allah. Pantas dan sangat agung sekali perkataan Ahli surga yang dikutip Al Qur`an: "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini." (QS. Al A'raf : 43). Mereka bersyukur pada Allah yang telah membimbing mereka melakukan amal-amnal shalih dan memasukkan mereka ke dalam kenikmatan surga yang abadi.
Karena itu saudaraku,Jangan pernah puas beramal. Jangan pernah berhenti beramal karena menengok dan menghitung amal dan ketaatan yang telah kita lakukan. Karena memperhatikan amal-amal kebaikan bisa menumbuhkan perasaan cukup dan kemudian menjadikan kita merasa puas. Padahal rasa puas itulah yang akan melemahkan semangat dan menghancurkan nilai-nilai amal itu sendiri. Ingatlah, kita tidak pernah tahu nilai dan kualitas amal itu di hadapan Allah SWT. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah perah menyinggung masalah ini. Katanya, setiap amal baik yang dilakukan, pasti ada bagian dari nafsu dan syetan di dalamnya. Ia mengutip sebuah hadits Rasulullah SAW saat ia ditanya mengenai orang yang menoleh ke arah lain dalam shalatnya. Kemudian Rasul menjawab, "Itu adalah rampasan yang dilakukan syetan terhadap shalat seseorang..." (HR Bukhari, Abu Daud, Nasai dan Al Hakim). Ibnu Mas'ud mengomentari hadits ini dengan mengatakan, "Bagian kecil dan sedikit itu dianggap sebagai keuntungan dan andil bagi syetan terhadap sholat seseorang. Bagaimana dengan amal-amal yang lainnya?"
Saudaraku, Ada alasan lain kenapa kita dianjurkan untuk tidak menghitung-hitung ketaatan dan kebaikan yang telah dilakukan. Seorang salafushalih pernah mengatakan, "Adakalanya seorang melakukan kesalahan kemudian lalu masuk surga dan adakalanya seorang hamba melakukan ketaatan lalu ia masuk neraka." Orang-orang yang mendengarkannya bertanya, "Bagaimana itu bisa terjadi?" Ia menjawab, "Dia berbuat dosa dan dosa itu selalu tampak di matanya. Jika berdiri, duduk dan berjalan ia selalu teringat dengan dosanya itu lalu membuat hatinya hancur, bertaubat, menyesal dan memohon ampunan kepada Allah, sehingga keadaan itu menjadikannya selamat. Sementara orang yang melakukan kebaikan, selalu melihat kebaikan itu di depan matanya. Jika ia berdiri, duduk dan berjalan ia selalu ingat dengan kebaikan yag ia lakukan, sehingga ia menjadi takabbur ujub dan merasa telah mendapatkan karunia Allah SWT. Padahal kondisi itu menjadi sebab kebinasaannya.
Sungguh dalam makna perkatan yang diuraikan Ibnul Qayyim menanggapi perkataan salafushalih itu. "Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada seseorang hamba, maka Dia bisa saja akan memberinya dosa yang membuat hatinya hancur, kepalanya merunduk, tidak ujub dan tidak takabbur sehingga dosa ini lebih bermanfaat dari sekian banyak ketaatan. Taubatnya inilah yang akan menyelamatkannya. Seperti obat yang diminum untuk mengeluarkan penyakit di dalam tubuh."
Dikutip dari Majalah Tarbawi edisi 39

Tuesday, July 06, 2004

doaku...

pagi ini kusadari begitu sulit aku merengkuhMu dalam lubuk hatiku. ingin ku tanyakan satu hal.... masihkah aku terlintas dalam ingatanMu..? masihkah Kau mencurahakan rahmat dan cintaMu padaku..? masihkah ada satu doa yang akan Kau dengar..?
aku mohon berilah keputusan yang terbaik tuk "my sister", buatlah skenario terindah agar dia mendapat hidayahmu...:)

Thursday, July 01, 2004

energi hidup

energi hidup...
tau kah kalian apa energi terbesar kita dalam megarungi kehidupan ini... yup!!! beda orang beda pendapat..
tapi yang terpenting ada ruh energi yang tetepa bersemayam di jiwa2 kita.. yakni ruh islam, ruh yang tiup kan sang Khalik saat kita diciptakan..

ujian hati

ujian hati....
kata yang tak asing bagi para penjaga hati. para penjaga ahti akan merasa aman kalo hati mereka dalam keadaan tenang, damai, dan yang terpenting selalu mengingat akan kbeesaran sang maha kuasa. hati yang terikat ke padaNyalah yang akan terselamatkan dari berbagai ujian-ujian hati.so, bagaimana agar para penjaga hati ini sukses....

hujan

ketika hujan gerimis berdetik...
menyapa rumput-rumput yang mulai kekeringan..
dia menawarkan sedikit kesejukan..
meski tak lama bertahan..